Penguatan Peran Polri Dalam Menanggulangi Intoleransi dan Radikalisme

Poso-Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri, di bawah pimpinan sespuslitbang polri selaku ketua tim supervisi Kombes Pol. Fx. Surya Kumara,S.H.,M.H.melakukan kunjungan kerja ke Polres Poso Polda Sulteng Kedatangan tim tersebut disambut hangat oleh Kabagren Polres Poso Kompol Abidin,SH beserta jajaran pejabat utama di lobi Mapolres Poso,Selasa (28/11/2023).

Sambutan Kepala Pusat Penelitian Dan Pengembangan Polri yang disampaikan oleh Ketua tim supervisi Kombes Pol. Fx. Surya Kumara,S.H.,M.H mengatakan bahwa salah satu tugas dan tanggung jawab puslitbang polri adalah mengadakan penelitian, pengkajian dan melaksanakan riset terhadap pelaksanaan tugas kepolisian, baik di bidang operasional maupun di bidang pembinaan yang diharapkan  nantinya dapat memberikan support secara kelembagaan kepada institusi kepolisian dalam rangka mendukung terwujudnya transformasi menuju polri yang presisi.Ucapnya.

“Polri berkewajiban untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dalam menanggulangi tindakan intoleransi dan redikalisme guna mencegah terjadinya terorisme, demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, ,”Pungkasnya.

Kasihumas Polres Poso, AKP Basirun Laele,S.Sos, menjelaskan bahwa tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mengamati perkembangan situasi yang tengah berkembang di Kabupaten Poso. Lebih lanjut, penelitian ini juga ditujukan untuk memahami peran kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi serta mencegah sikap intoleran dan paham radikalisme.

Teknik dalam mengumpulkan data melalui Fokus Grup Diskusi (FGD),wawancara dan pengisian kuisioner oleh para peserta dengan melibatkan internal Polri dan Eksternal,dengan tema penguatan peran Polri dalam menanggulangi intoleransi dan radikalisme guna mencegah terorisme, penelitian ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten Poso. Tim peneliti juga fokus mempelajari peran fungsi intelijen,humas,reskrim,binmas serta Bhabinkamtibmas.

“Fokus utama penelitian adalah melihat bagaimana kepolisian dan masyarakat setempat bersinergi dalam menghadapi dan mencegah sikap intoleran serta paham radikalisme,” kata AKP Basirun di Polres Poso.

AKP Basirun menambahkan, bahwa penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk menggali fakta-fakta pelaksanaan pelayanan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif. Masukan ini diharapkan mampu menjadi pedoman bagi anggota Polri dalam melaksanakan tugas di wilayah hukum Polres Poso di masa mendatang.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap semua pihak dapat memberikan masukan yang konstruktif sebagai acuan pedoman anggota Polri saat bertugas nantinya,” ungkap AKP Basirun.

Berita Terkait: